Jakarta, Aktual.co —Seorang bayi berusia delapan bulan, Dava Faiz Kumaladewa, warga Kampung Cijeruk, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tewas tertimbun longsor saat tengah disusui ibunya.
Seorang saksi yang juga turut membantu evakuasi korban, Asep Syamsudin menuturkan bahwa saat dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, si bayi masih bernyawa. 
“Namun karena tertimbun bangunan rumahnya cukup lama sehingga bayi ini tidak berhasil diselamatkan,” ujar dia, di Sukabumi, Senin (22/12).
Bencana di Desa Sukamekar, RT 03 RW 07, Kecamatan Sukaraja ini juga membuat kedua orang tua si bayi, yakni Rian Kumaladewa (19) dan Ani Nuraini (19) mengalami patah kaki dan sobek karena tertimpa beton rumah.
Saat dievakuasi, korban berada di pelukan ibunya yang kakinya tergencet oleh beton dan puing rumahnya. Kejadian ini disebabkan karena turun hujan dari siang hingga malam hari, yang mengakibatkan tebing setinggi lima meter yang berada di belakang rumah korban longsor.
“Kejadian ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan para korban baru berhasil dievakuasi pada pukul 19.00 WIB atau sekitar satu jam, saat ini ibu dan ayah korban masih menjalani perawatan. Untuk ayahnya kakinya harus dijahit sebanyak lima jahitan dan ibunya masih belum sadarkan diri,” katanya.
Saat kejadian, pihak dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi belum ke lokasi. Evakuasi korban hanya dilakukan oleh warga sekitar dengan menggunakan alat seadanya, sehingga harus memakan waktu yang lama untuk menyelamatkan satu keluarga ini.
Sementara, salah seorang anggota Polsek Sukaraja, menyebutkan kejadian ini murni bencana alam. Diduga, tebing yang berada di belakang rumah korban ambruk yang disebabkan turun hujan deras dari siang hingga malam ini. Pihaknya juga saat ini masih melakukan pendataan, karena di atas tebing itu juga ada rumah warga yang khawatir terjadi longsor susulan.

Artikel ini ditulis oleh: