Jakarta, Aktual.co — Kabinet Kerja Jokowi tidak kompak soal sumber dana ‘kartu sakti’ yang beberapa waktu lalu di-launching. 
Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa pendanaan KIS tersebut berasal dari anggaran Badan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan KIP dari anggaran Beasiswa Siswa Miskin (BSM). 
“Kan sudah jelas waktu itu saya katakan kalau KIS dari anggaran BPJS Kesehatan dan KIP dari BSM,” ujar Bambang di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (10/11).
Lebih lanjut saat ditanya wartawan Aktual mengenai pos anggaran dana tersebut, Bambang mengatakan bahwa kartu sakti tersebut berasal dari pos kementerian yang menangani urusan pendidikan dan kesehatan. 
“Itu anggarannya sudah ada di pos kementerian pendidikan dan kesehatan sebelumnya,” pungkasnya sambil berlalu.
Untuk diketahui bahwa anggaran kartu sakti tersebut menuai kontroversi karena sebagian menteri mengatakan hal yang berbeda mengenai sumber pendanaannya.
Sebelumnya Wapres Jusuf Kalla menyebutkan sumber dana tersebut berasal dari APBN-P 2015. Selain itu, Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengatakan sumber pendanaan dari bantuan sosial yang masuk ke dalam APBN, sedangkan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno mengatakan sumber pendanaan berasal dari dana CSR BUMN.

()

()