Jakarta, Aktual.com — Pengamat ekonomi-energi dari Universitas Indonesia, Berly Martawardaya, mengkhawatirkan keadaan para nelayan jika pemerintah melakukan pemangkasan subsidi Solar.

Kendati Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengatakan tidak ada kenaikan harga penjualan Solar meski dilakukan pemangkasan subsidi, namun dia meminta agar pemerintah memberikan perhatian khusus kepada para nelayan.

“Harus ada jaminan dari pemerintah jika memang ada penyesuaian, harus ada semacam dana tambahan bagi nelayan untuk membeli solar, ” kata Berly, Kamis (9/6)

Sebelumnya diketahui Menteri ESDM menegaskan akan memangkas subsidi solar sebesar Rp 650 dari semula Rp1000. Rencana pemangkasan ini akan dimasukkan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-perubahan (APBN-P) 2016.

Menyeri ESDM, Sudirman Said menjelaskan, alasannya mematok pemangkasan sebesar itu telah melakukan kajian secara rinci, dan dia menjamin kendati subsidi memgalami pemangkasan, namun harga jual Solar tidak mengalami kenaikan.

“Kenapa angkanya segitu (Rp 650), kita melihat ingin ketemu angka tidak perlu melakukan perubahan angka (harga BBM) dalam waktu dekat. Kalau lebih dari Rp650 mungkin ada perubahan harga. Masih punya simpana bantalan juga. Dengan subsidi tinggal Rp350, ngak perlu ubah harga Solar,” tuturnya pada Rabu malam (8/6) saat selesai Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR-RI di Jakarta.

(Nebby)