Jakarta, Aktual.co — Menteri Negara pada Kementerian Luar Negeri Sudan, Dr Obiedalla Mohamed Obiedalla Hamdan menyatakan dukungannya terhadap langkah Indonesia untuk mengakui kemerdekaan Palestina. Dalam kunjungannya ke Indonesia, Menteri Obiedalla menegaskan komitmennya untuk mengakui kemerdekaan Palestina walaupun Sudan dirundung konflik internal yang berkepanjangan. Sudan juga menolak keberadaan kelompok militan ISIS yang dianggap tidak merefleksikan agama Islam yang cinta damai.
Hari Senin 16 Februari 2015, Menteri Obiedalla diterima oleh Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, AM Fachir di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri Indonesia, Jakarta. Sudan dan Indonesia telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Kedua negara juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang perikanan dan keamanan dalam negeri.

















