Sejumlah warga melintasi genangan banjir untuk mengungsi di jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Jawa Barat, Minggu (13/3). Kawasan Bandung Selatan kembali dilanda banjir akibat luapan Sungai Citarum dan Intensitas curah hujan yang tinggi yang mengakibatkan 5.900 kepala keluarga terdiri 24.000 jiwa terdampak banjir serta lebih dari 3000 jiwa mengungsi. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/pd/16

Jakarta, Aktual.com – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III memastikan pasokan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang terdampak banjir luapan Sungai Citarum, dalam kondisi aman.

Ketiga wilayah yakni Kecamatan Bojongsoang, Baleendah, dan Dayeuhkolot merupakan kawasan rawan banjir.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami dalam rilis di Jakarta, Kamis (7/3) mengatakan kebutuhan BBM di sekitar Dayeuhkolot dan Baleendah turut terpengaruh seiring penurunan aktivitas warga.

Namun, SPBU Pertamina 34.40326 di Jl Terusan Bojongsoang, Baleendah beroperasi seperti biasa.

“Kendati demikian, SPBU Pertamina 34.40307 di Jl Anggadireja, Dayeuhkolot dan SPBU 34.40313 di Jl Moh. Toha, Baleendah untuk sementara tidak beroperasi karena akses menuju SPBU terdampak luapan air. Meskipun demikian, sarana dan fasilitas SPBU berada dalam kondisi aman,” ujar Dewi.

Terkait pasokan elpiji, tambahnya, seluruh agen dan pangkalan elpiji serta stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) juga dalam keadaan aman dan beroperasi normal.

“Kondisi penyaluran elpiji secara umum di wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya berada dalam kondisi aman baik dalam hal suplai maupun penyaluran,” ujar Dewi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.

(Arbie Marwan)