Sayidah Aisyah Ra berkata, bahwa suatu hari Baginda Nabi Saw melakukan perkara yang menjadi rukhsah (keringan) bagi baginda dan bukan untuk umatnya, yaitu tentang masalah wishal (menyambung puasa tanpa berbuka), akan tetapi sebagian orang tidak menyukainya, sehingga hal ini sampai kepada Baginda Nabi Saw.

Kemudian Baginda Nabi Saw pun langsung berkhutbah, lalu memuji Allah Ta’ala dan berkata:

” مَا بَالُ أَقْوَامٍ يَتَنَزَّهُونَ عَنِ الشَّىْءِ أَصْنَعُهُ فَوَاللَّهِ إِنِّى لأَعْلَمُهُمْ بِاللَّهِ وَأَشَدُّهُمْ لَهُ خَشْيَةً ”

Artinya: “Ada apa dengan kaum, mereka tidak suka terhadap sesuatu yang aku lakukan? Maka demi Allah, sesungguhnya aku adalah orang yang paling tahu tentang Allah, dan akulah yang paling takut kepadaNya “(HR. Bukhari).

Dalam hal ini, Baginda Nabi Saw tidak menyebutkan nama secara langsung, akan tetapi hanya mengatakan kaum. Wallahu A’lam.

Laporan: Abdullah Alyusriy

(Abdul Hamid)