Makassar, Aktual.com—Ratusan Pedagang Kali Lima (PKL) di Makassar menyambangi dan menduduki kantor DPRD kota Makassar sejak Selasa (29/9) siang hingga hari ini, Rabu (30/9).

Kedatangan ratusan PKL yang berasal dari PKL yang menggantungkan mata pencaharian di sekitaran Pantai Losari Makassar tersebut untuk menyampaikan aspirasinya guna menagih janji Wali Kota Makassar, M Ramdhan Pomanto untuk mengijinkan para PKL kembali menggelar dagangannya di sekitaran Pantai Losari.

Yanti, koordinator aksi mengemukakan hingga saat ini mereka hanya mendapatkan janji-janji dari walikota beserta jajarannya di tingkat kecamatan, soal izin kembali berdagang di sekitar Anjungan Pantai Losari.

“Kami ingin menagih janji Wali Kota yang mengatakan akan kembali memberi ijin kepada kami untuk menggelar dagangan setelah pelaksanaan kegiatan Asean Mayor Forum (AMF) selesai,” kata dia, Rabu (30/9).

Para pedagang tersebut ngotot bertahan dan menginap di lantai 2 kantor DPRD kota Makassar. Mereka mengaku tidak akan meninggalkan kantor dewan hingga pihak pemerintah kota (Pemkot) Makassar mengabulkan permohonan mereka untuk kembali berjualan. “Kami tetap akan bertahan dan menginap di kantor DPRD Makassar sampai tuntutan seluruh PKL untuk kembali berjualan dikabulkan Pemkot,” Zainal Mappatoba, seorang pendamping PKL.

Sementara itu, Legislator Demokrat DPRD kota Makassar Basdir, mengungkapkan apa yang dilakukan oleh para pedangan tersebut sangat wajar. Menurutnya, sikap jajaran Pemkot Makassar dinilai abai setelah melakukan perjanjian dengan para pedagang tempo hari.

“Mereka sudah mematuhi instruksi Wali Kota Makassar dengan berhenti berjualan di sepanjang Pantai Losari, selama sebulan terhitung sejak AMF 2015 digelar. Nah tentu kita imbau pemkot harus segera mengembalikan tempat berjualan bagi para PKL. Karena pedagang sudah menunjukkan dukungan dengan tidak berjualan saat AMF,” ucap dia.

Artikel ini ditulis oleh: