Jakarta, Aktual.co — Warga sekitar Hutan Kota di Kampung Dukuh  di Jalan Raya Pondok Gede, Kramat Jati, Jakarta Timur mengeluhkan banyaknya pasangan muda-mudi yang kerap menggunakan lokasi itu buat berpacaran.
Mereka leluasa melakukan itu lantaran hingga saat ini di taman itu belum terpasang lampu penerangan, pintu gerbang, dan petugas yang berjaga.
“Warga sini sering memergoki muda-mudi yang pacaran di lokasi hingga larut malam. Bahkan keberadaan mereka kerap menimbulkan kegaduhan,” ujar Nahrowi (40), warga Kampung Dukuh yang ditemui Aktual.co di Jakarta, Kamis (23/10).
Kondisi itu diakui oleh Kasie Pemeliharaan Hutan Kota Suku Dinas Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur, William Bonger Purba.
Kata dia, hutan kota di Kampung Dukuh memang belum dilengkapi pintu gerbang.
Alasannya, anggaran biaya tambahan (ABT) yang diajukan belum turun dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
“ABT belum cair. Semoga dalam waktu dekat pintu gerbang bisa dibangun sehingga hutan kota bisa berfungsi maksimal,” katanya saat disambangi Aktual.co di Kantor Walikota Jakarta Timur, Kamis (23/10).
Sedangkan untuk penyediaan petugas jaga, William mengaku sedang dilakukan pengajuan kepada dinas terkait. 
Sebelum itu semua terlaksana, dia hanya bisa berharap warga sekitar ikut menjaga hutan kota sampai petugas jaga tetap ditempatkan. “Kita sudah ajukan semoga tahun depan dapat dialokasikan.”

Artikel ini ditulis oleh: