Jakarta, Aktual.com — Valentino Rosi merasa puas dengan keputusannya, yang menggunakan ban belakang berjenis hard tyre. Akan tetapi, pembalap asal Yamaha itu masih merasa menyesal, karena dia tidak cukup berani memasang ban sama untuk bagian depan.

Berdasarkan kondisi trek yang masih basah saat pemanasan, membuat seluruh pebalap memiliki kesempatan flag to flag. Ini yang kemudian mendorong Rossi untuk cepat mengambil keputusan, terkait pilihan ban.

Menurut dia, menggunakan ban hard di bagian belakang dan soft di depan merupakan keputusan yang membutuhkan nyali. “Ini pilihan yang penuh risiko, dan kami mencoba itu, dan itu bekerja baik. Namun sayangnya, kami tidak menempatkan ban keras di bagian depan, padahal saya merasa ragu juga dengan ban soft, saya tidak cukup berani seperti Cal Crutchlow (juara GP Ceko),” kata Rossi seperti dikutip Crash.net, Senin (22/8).

Pembalap asal Italia itu menceritakan, dia sempat putus asa di putaran pertama balapan, bahkan dia merasa melakukan kesalahan besar. Dia menganggap hal ini merupakan mimpi buruk.

“Semua orang menyalip saya dari luar, dari dalam dan itu menyakitkan. Namun pada satu titik saya yakin, trek mungkin akan cukup kering, dan sejak saat itu saya mengerti bahwa mungkin pilihan saya adalah lebih baik. Jadi saya membiarkan diri saya tersiksa di putaran awal balap.”

Keputusan Rossi akhirnya membuahkan podium kedua di GP Ceko, setelah terbuang di posisi ke 12 pada lima sampai enam lap pertama. Poin yang diraihnya kali ini membuatnya naik ke posisi kedua klasemen melampaui Jorge Lorenzo.

(Wisnu)