Sejumlah pemuda melakukan latihan tari saman di kawasan CFD, Bunderan HI, Jakarta, Minggu (30/4/2017). Dalam latihan Tari Saman yang diselenggarakan Saman School mengajak masyarakat untuk melestarikan budaya nusantara dan Tari Saman salah satu sebagai warisan budaya dunia. AKTUAL/Munzir

London, Aktual.com – Penampilan Tari Saman dan Tarek Pukat yang disajikan Sanggar Tari Lingkung Seni Tradisional (Listra) Universitas Parahyangan mengundang decak kagum penonton dalam acara malam budaya Indonesia “Indonesian Cultural Night: The Journey to the Diversity of Indonesia” yang digelar KBRI Athena.

Acara berlangsung di teater terbuka Attiko Alsos Athena dihadiri sekitar 200 penonton terdiri dari kalangan korps diplomatik, friends of Indonesia, masyarakat Yunani dan asing serta masyarakat Indonesia yang berada di negara itu, demikian Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Athena, Kristina Natalia, Sabtu (1/9).

Duta Besar RI untuk Yunani, Ferry Adamhar, membuka secara resmi malam budaya tersebut yang digelar atas kerja sama Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Region of Attica dimulai dengan penampilan tari Saman dengan kelihaian tangan penari yang kompak satu sama lain, yang dikenal dengan sebutan “thousand hand”.

Dikatakannya dalam kegiatan ini adalah betapa pentingnya hubungan people-to-people dalam hubungan suatu negara. Hubungan people to people (PtoP) dapat dimulai melalui hubungan seni dan budaya.

Kekaguman penonton tidak hanya sampai di situ, penonton makin terbawa suasana gembira saat anak-anak Indonesia dan Yunani menari tari payung bersama. Tarian melayu yang dibawakan dengan kepolosan anak-anak tersebut menjadikan para penonton tertawa lepas dan membuat suasana yang tadinya penuh kekhawatiran akan datangnya hujan menjadi lebih santai.