Jakarta, Aktual.com- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan menegaskan agar PT Pertamina (Persero) tidak hanya menikmati penjualan gas melalu tabung, namun harus bekerja secara baik membantu pemerintah untuk membangun Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga.

Menurut Jonan, pembangunan Jargas akan sangat membantu efisiensi kebutuhan masyarakat ekonomi menengah kebawah, selisih harga dari pengguna tabung gas hampir mencapai separo.

Oleh karenanya, tidak ada pihak swasta yang bersedia membangun Jargas karena tidak terlalu menguntungkan secara bisnis.

Dengan demikian, disadari oleh Jonan bahwa pemerintah berkewajiban melakukan pembangunan tersebut.

“Jargas ini kalau tidak dibangun pemerintah di perumahan sederhana, bisnis tidak mau bangun. Tapi ini penting Jargas, dari gas tabung itu bisa hemat separo. Itu besar sekali kalau untuk kelas menengah ke bawah. Jadi mohon dukungannya. Pak Dwi (Dirut Pertamina) jadi jangan dagang gas tabung saja,” tutur Jonan di Kawasan Kuningan Jakarta, Senin (19/12).

Kemudian dia merasa kurang puas meskipun sambungan jargas tahun ini sebanyak 89 ribu sambungan, atau lebih banyak dari tahun sebelum berjumlah hanya 7 ribu. Tahun depan dia menargetkan 100 ribu sambungan jargas.

“Program jargas untuk rumah tangga kecil sekali. Tahun ini targetnya 89ribu, tahun lalu cuma 7ribu, tahun depan coba bikin 100 ribu,” tandasnya.

Pewarta : Dadangsah Dapunta

(Dedy Kusnaedi)