Jakarta, Aktual.co — Apakah Anda pernah merasakan sembelit? Atau sakit perut yang tidak karuan? Terbayangkah Anda melewati masa liburan panjang akhir tahun yang dihantui oleh rasa takut akan sembelit dadakan? Jangan khawatir pasalnya sembelit bereaksi karena faktor makanan.

Ada beberapa makanan yang harus dihindari konsumsi secara berlebihan. Apalagi mereka  yang menderita sembelit kronis harus menghindari konsumsi makanan tersebut dengan segera, demikian seperti dilansir dari Stylecraze, Selasa (30/12).

Berikut daftar makanan yang harus dihindari:

Produk susu
Produk susu seperti susu, yogurt, keju dan es krim dapat menyebabkan sembelit bila dikonsumsi secara berlebihan. Laktosa dalam produk susu telah dinyatakan bersalah, yang menyebabkan gas dan kembung. Sebuah studi yang dilakukan pada anak-anak berusia 1 sampai 13 tahun, mengamati bahwa produk susu adalah penyebab sembelit mereka. Namun, ini tidak berarti bahwa produk susu tidak memiliki manfaat kesehatan dan harus dihilangkan sama sekali.

Daging merah
Kelebihan mengonsumsi daging merah dapat membuat Anda sembelit. Hal ini karena tinggi lemak, dan karenanya saluran pencernaan membutuhkan waktu lebih lama untuk memprosesnya. Selain itu, daging terdiri dari serat protein keras yang sulit dicerna. Kandungan zat besi yang tinggi pada daging merah juga bisa menyebabkan sembelit. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi dalam jumlah yang terbatas.

Cokelat
Alasan yang tepat mengapa coklat menyebabkan sembelit belum diketahui, tapi diyakini bahwa kandungan tinggi lemak menyebabkan perlambatan dalam proses pencernaan. Memperlambat gerakan makanan melalui usus dengan memperlambat kontraksi otot (peristalsis).

Pisang
Pisang pada umumnya dianggap membantu dalam mengurangi sembelit. Namun, pisang mentah dapat menyebabkan sembelit. Hal ini karena pisang hijau memiliki kandungan pati tinggi yang sulit bagi tubuh untuk mencernanya. Serat pektin yang terkandung dalam pisang menarik air dari usus menuju kotoran. Hal ini dapat lebih memperburuk masalah dalam kasus dehidrasi.

Artikel ini ditulis oleh: