Jakarta, Aktual.com-Menteri Ekonomi Rusia Alexei Ulyukayev ditahan karena diduga menerima suap lebih dari dua juta dolar AS untuk rekomendasi “positif” suatu perusahaan minyak, kata Komite Penyelidik terkait, Selasa (16/11).

Perusahaan minyak Rosneft dikabarkan membutuhkan rekomendasi itu sehingga dapat mengakuisisi 50 persen saham Bashneft, tambahnya.

Pria itu merupakan pejabat tinggi Rusia yang ditahan sejak kudeta gagal 1991.

Komite Penyelidik yang berada di bawah kendali Presiden Vladimir Putin mengatakan penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan.

“Ulyukayev ditahan malam hari setelah diinterogasi,” kata seorang petugas komite.

Namun saat ini belum jelas apakah Ulyukayev yang dianggap telah melakukan privatisasi besar-besaran terlibat dalam kasus itu.

“Tuduhan itu cukup serius,” kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov sebagaimana dikutip kantor berita TASS.

“Pengadilan yang akan membuktikan semuanya,” tambahnya.

Rosneft yang dikendalikan Kremlin membeli 50 persen saham Bashneft seharga 330 milyar rubel (lima milyar dolar AS) Oktober lalu.

()