Jakarta, Aktual.co —Eksekutor ISIS yang memimpin eksekusi 21 orang Kristen Koptik Mesir di Libya ditenggarai merupakan warga Amerika Serikat. Ahli intelijen saat ini tengah menganalisis fitur wajah dan pola bicaranya menggunakan video eksekusi yang dirilis pekan lalu.

“Mereka sedang menganalisis video sekarang, menggunakan (teknologi) pengenalan wajah dan mereka terus menganalisa pola ujarannya,” kata seorang pejabat AS, yang meminta untuk tidak disebut namanya, kepada The New York Post. “Dia terdengar seperti orang Amerika buat saya.”

Profesor Erik Thomas—ahli linguistik di Universitas North Carolina State—menambahkan bahwa berdasarkan pengucapan kata yang khas, dia juga yakin bahwa pria tak dikenal itu “terdengar seperti orang Amerika”, menurut ABC News.