Bahkan BMKG mendata setidaknya hampir setiap hari terjadi gempa bumi dengan kekuatan yang bervariasi, bahkan bisa dikatakan rata-rata dalam sehari terjadi gempa bumi dengan kekuatan di atas magnitude lima.
Namun berdasarkan data BMKG pula, rata-rata dalam setahun terjadi dua kali gempa bumi yang menimbulkan dampak kerusakan parah.
Karena merupakan “supermarket bencana” tentunya masyarakat Indonesia harus hidup harmonis dan berdamai dengan bencana. Tapi tentunya tidak hanya berdiam diri saja, tapi perlu meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan.
Sebagai antisipasi jika terjadi gempa bumi, yang harus dilakukan sebelum terjadi gempa adalah mengenali apa itu gempa bumi. Selain itu juga perlu memastikan struktur dan letak rumah agar dapat terhindar dari bahaya.
Letak perabot rumah juga perlu diperhatikan untuk menghindari jatuh, roboh atau bergeser saat gempa. Perhatikan penyimpanan benda yang mudah terbakar agar tidak disimpan pada tempat yang mudah pecah agar terhindar dari kebakaran. Selalu mematikan air, listrik dan gas jika tidak sedang digunakan.
Artikel ini ditulis oleh:
Antara














