Jakarta, Aktual.com– PT TransJakarta belum tentukan besaran tarif per kilometer bagi Kopaja yang telah bergabung dalam satu manajemen hari ini.

Saat ditanya mengenai hal itu, Dirut PT Transjakarta Kosasih mengaku masih belum bisa menyebut kepastian angkanya.

“Saya belum bisa bilang (tarif), di Dinas Perhubungan sudah ada tapi nanti tahu kan harganya. Itu Transjakarta juga tapi bus sedang nanti yang akan kita mintakan ke LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah),” kata Kosasih di Balai Kota, Rabu (24/6).

Dia beralasan, penentuan tarif rupiah perkilometer bakal menggunakan e-catalog LKPP, artinya besarannya tergantung penawaran.

“Saya dapat arahan pak gubernur kami akan mengajukan agar ada penghitungan rupiah per kilometer. Jadi jasa bus sedang nanti mereka operator sesuai e-catalog LKPP,” ujar dia.

Sebelumnya rencana penentuan tarif rupiah perkilometer sudah pernah berhembus. Pemprov melalui Dishub mengaku pernah menyebut angka Rp 12.000- Rp 15.000 bagi operator bus yang ingin bergabung dengan Transjakarta. Namun angka tersebut ditolak operator bus karena dianggap tidak sesuai.

()