Jakarta, Aktual.com – Presiden AS Donald Trump pada Senin (29/1) mengatakan Amerika Serikat tak ingin berbicara dengan Taliban saat ini, ketika ia ditanya mengenai tanggapan AS terhadap serangan mematikan di Afghanistan baru-baru ini.

Trump mengatakan saat acara makan siang dengan duta besar Dewan Keamanan PBB bahwa kelompok tersebut akan membahas apa lagi yang bisa dilakukan untuk mengalahkan Taliban.

“Mereka membunuh orang di kanan dan kiri. Orang yang tak berdosa dibunuh kanan dan kiri, pemboman di tengah anak-anak, di tengah keluarga, pemboman, pembunuhan di seluruh Afghanistan. Jadi kami tak ingin berbicara dengan Taliban. Mungkin akan ada waktunya, tapi itu waktu yang masih akan lama,” kata Trump, sebagaimana dikutip Xinhua, Selasa (30/1).

Sebelas prajurit militer dan empat penyerang tewas pada Senin, setelah beberapa pria bersenjata menyerang satu kamp militer di Kabul Barat, Ibu Kota Afghanistan, serangan besar ketujuh di negeri tersebut pada Januari.

Dua hari sebelumnya, satu pemboman besar mobil di Kabul Tengah telah menewaskan sebanyak 103 orang dan melukai 235 orang lagi, sehingga menjadikannya serangan paling mematikan dalam beberapa bulan.

ant

(Nebby)