Medan, Aktual.co — Direktur Ekskutif Lembaga Transparansi (Letras) Henrico mengatakan, penunjukan Dirut Pertamina Dwi Soetjipto membuktikan bahwa ada inkonsistensi Presiden Joko Widodo dalam mengawal transparansi.
“Ini bukti inkonsistensi Jokowi kepada rakyat untuk mengedepankan transparansi, proses seleksi yang ketat, dan lagi-lagi inkonsistensi soal penyelamatan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia,” ujar Henrico kepada Aktual.co di Medan, Jumat (29/11) malam.
Kata Henrico, apa yang digembar-gemborkan Jokowi selama ini soal penempatan orang yang kredibel semakin diragukan. Jokowi semakin jauh dari harapan masyarakat yang selama ini bermimpi akan membawa perubahan besar dalam tatanan pemerintahan. Dimana orang-orang yang ditempatkan layak dipercaya mengedepankan nasionalisme bangsa.
“Dia (Dwi) kan salah satu yang diduga menyebabkan hutang luar negeri menumpuk, masih ada masalah. Mana yang dikatakan Jokowi soal orang-orang bersih dan kredibel itu? Kita anggap dia (Dwi) tak pantas memimpin BUMN sekelas Pertamina,” kata dia.
Henrico menambahkan, Jokowi harus benar-benar turun tangan. Apalagi menyangkut penempatan orang-orang di jabatan-jabatan strategis.
“Ya kalau Jokowi memang masih konsisten, turun tangan, hati-hati dengan intervensi asing yang bermain dengan kaki tangannya di kementrian. Kalau tidak, rakyat akan semakin menunjukkan perlawanannya,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh: