Salah satu logo Medical Tourism di Turki (monazim.com)

Ankara, Aktual.com – Turki memberi wewenang kepada Asosiasi Eksportir Jasa (HIB) di negara tersebut untuk memudahkan persyaratan visa bagi pengunjung asing yang datang ke Turki demi keperluan medical tourism atau wisata kesehatan.

Secara resmi, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Luar Negeri Turki menandatangani kesepakatan Protokol Kerja Sama Visa Medis untuk mengesahkan kegiatan HIB, Jum’at (15/10) kemarin.

Dikutip dari Anadolu Agency, Wakil Menteri Luar Negeri Yavuz Selim Kiran mengatakan pasar pariwisata medis telah berkembang pesat di dunia dan Turki akan memanfaatkan peluang tersebut.

Hampir senada, Wakil Menteri Perdagangan Mustafa Tuzcu juga mengungkapkan fakta Turki menampung sekitar satu juta pasien dalam 10 tahun terakhir. Dia mencatat negara tersebut akan mendapatkan potensi pendapatan USD 3 miliar di sektor wisata kesehatan pada 2023 nanti.

Wisata kesehatan sendiri merujuk pada kegiatan wisata yang mengedepankan peningkatan kesehatan dan kebugaran fisik serta pemulihan kesehatan spiritual dan mental wisatawan. Saat melakukan wisata medis, mereka akan mencari perawatan dengan biaya terjangkau yang mungkin tidak didapat di domisili asalnya.

(Megel Jekson)