Jakarta, Aktual.com – Utusan Timur Tengah PBB baru-baru ini mengatakan ia prihatin dengan situasi di Jalur Gaza di tengah kekurangan listrik.

Nickolay Mladenov, Koordinator Khusus PBB bagi Proses Perdamaian Timur Tengah Timur Tengah, mengatakan ia mengikuti dengan keprihatinan besar situasi yang merebak di Jalur Gaza, setelah dua juta orang Palestina hanya diberi listrik selama dua jam dalam sehari di tengah musim dingin, kata Eri Kaneko, Asisten Juru Bicara bagi Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Mladenov menyerukan sepenuhnya dihormati protes damai dan pertemuan umum di Jalur Gaza, kata Kaneko, sebagaimana diberitakan Xinhua, Ahad pagi. Sebagaimana dikutip, Mladenov mengatakan semua lembaga yang bertanggung-jawab harus bekerjasama untuk segera menyelesaikan krisis listrik.

Pasukan polisi Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) pada Kamis malam (12/1) membubarkan ribuan pengunjuk-rasa yang memprotes krisis listrik yang tak pernah terjadi sebelumnya di daerah kantung pantai itu.

Beberapa saksi mata mengatakan ribuan orang Palestina turun ke jalan di kamp pengungsi di bagian utara Jalur Gaza, Jabalia, untuk memperlihatkan mereka menentang krisis listrik yang tak terselesaikan malah meningkat tersebut.

(Ant)

(Nebby)