Jakarta, Aktual.com – Viral di media sosial video pemberontak Houthi menggeledah persembunyian teroris di Provinsi Al Bayda, Yaman. Dalam video ini, militan Houthi menemukan KTP diduga milik warga Kabupaten Mojokerto dan beberapa lembar uang rupiah di sebuah rumah.

Seperti yang dilihat rri.co.id, Selasa (1/9), video itu diunggah akun Twitter @Natsecjeff dan mengunggah 4 rekaman video sekaligus. Salah satu video merekam pemberontak Houthi menggeledah sebuah rumah. Akun @Natsecjeff menyebut video ini direkam di Provinsi Al Bayda, Yaman.

Semula militan Houthi menemukan bendera teroris ISIS di rumah tersebut. Yang mengejutkan, di dalam rumah itu juga ditemukan beberapa lembar uang rupiah. Yaitu pecahan Rp 10.000, Rp 5.000, serta Rp 5.000.

Mereka pun menemukan tampak kartu identitas ini bukan jenis KTP Indonesia bukan elektronik. Masa berlakunya sampai 24 Desember 2013. Diduga KTP tersebut milik warga Kabupaten Mojokerto. Karena tertulis nama Syamsul Hadi Anwar, warga Japan Raya Jalan Basket blok NN 15, RT 1 RW 12, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Namun, belum dapat dipastikan kebenaran identitas tersebut.

“Houthi video footage from its recent ops against AQAP and IS in al-Bayda. #Yemen (Rekaman video Houthi dari operasi terakhirnya melawan AQAP dan ISIS di Al Bayda, Yaman),” tulis akun @Natsecjeff menjelaskan video tersebut.(RRI)

(Warto'i)