Jakarta, aktual.com – Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan kementeriannya akan segera menghapus pembayaran visa bagi jemaah umrah dan haji. Kebijakan baru ini hasil kesepakatan Kemenag dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, sebagai upaya kerja sama antar keduanya.

“Saya minta beberapa hal, Beliau langsung dukung. Misalnya, contoh, saya bilang ‘Pak saya dengar akan ada diupayakan membayar visa?’ Itu baru rencana saja, akan dibatalkan itu. Makasih saya bilang,” kata Fachrul menirukan percakapannya dengan Dubes Arab Saudi Essam bin Abed Al-Thaqafi, di Kuningan, Jakarta Selatan, ditulis Kamis (28/11).

Selain itu, Menag juga meminta agar pelayanan umrah dan haji di Mina bisa lebih ditingkatkan lagi untuk Warga Negara Indonesia, agar menambahkan kekhusyukan beribadah.

“Mungkin gak pak pelayanan di Mina ditingkatkan? ‘Akan saya usahakan katanya’. Masalahnya di Mina bukan pelayanan utamanya, tempatnya memang sempit. Bagaimana pun dibuat akan susah. Kami minta bantuan Beliau, dan Beliau sangat kooperatif sekali,” kata Fachrul.

Essam mengucapkan selamat kepada Fachrul Razi, yang dipilih sebagai Menteri Agama.

“Saya sangat senang sekali bertemu Menteri Agama Fachrul Razi. Pertemuan ini membahas sejumlah agenda, di antarannya peningkatan layanan untuk jemaah haji Indonesia di musim haji tahun depan, serta konferensi Islam kedua yang akan digelar di Jakarta pada Januari 2020,” kata Essam dikutip dari laman Kemenag RI.

“Kami mengundang Menteri Agama untuk hadir di gelaran Musabaqah Hafalan Alquran yang dihadiri qari internasional, termasuk Indonesia,” kata Essam, melanjutkan.

Sementara, Fachrul mengapresiasi Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, yang telah menghapus biaya visa kepada jemaah haji dan umrah.

“Kami juga mengusulkan agar layanan fast track ada di sejumlah embarkasi di Indonesia sepeti di Solo, Surabaya, Medan, dan Makassar. Musim haji 2019, layanan fast track hanya ada di Bandara Soekarno Hatta. Kami berharap layanan ini dapat ditingkatkan lagi di sejumlah embarkasi,” kata Menag.

Menag mengatakan pada Desember mendatang ia akan bertolak ke Arab Saudi, untuk tanda tangan kerja sama terkait persiapan haji 1441H/2020M, dan memastikan kerja sama tersebut tidak ada penundaan.

Duta Besar Arab Saudi juga menyatakan Kementerian Haji Arab Saudi senantiasa membuka pintu dengan Kementerian Agama RI, dalam upaya perbaikan pelaksanaan ibadah haji. Pertemuan Duta Besar Arab Saudi dengan Menteri Agama diakhiri dengan saling berbagi cendera mata.

(Zaenal Arifin)