Dok. Russia Embassy Indonesia

Moscow, Aktual.com –  Editor surat kabar Novaya Gazeta dan Pemenang Nobel perdamaian Dmitry Muratov diperingatkan oleh presiden Rusia Vladimir Putin, bahwa dirinya dapat dicap sebagai agen asing jika dipastikan telah melanggar hukum. Dan selama Muratov tidak melanggar hukum Rusia, dia tidak akan dicap sebagai agen asing terlepas dari hadiah Nobel yang ia dapatkan.

Pernyataan ini Putin sampaikan saat ditanya dalam forum internasional Moskow.

Seperti di lansir NHK, Putin menambahkan jika Muratov bersembunyi di balik hadiah Nobel untuk melakukan sesuatu yang melanggar hukum Rusia, itu berarti dia akan melakukannya dengan sengaja untuk menarik perhatian atau karena alasan lain.

Komentar Putin ini datang ketika pemerintan Rusia menindak media-media yang kritis terhadap pemerintah dengan menunjuk mereka sebagai agen asing.

Seperti diberitakan sebelumnya, Surat kabar Dmitry Muratov, Novaja Gazeta, dan Rappler pimpinan Maria Ressa (Filipina) Minggu lalu mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian dalam upaya mereka untuk menjaga kebebasan berekspresi. Yang menurut Komite Nobel Norwegia “prasyarat bagi demokrasi dan perdamaian abadi”.

(Dede Eka Nurdiansyah)