Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur'an (LPPTKA) DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pangkalpinang mewisuda 2.189 orang santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) dan Tahfidz 30 Juz se-Kota Pangkalpinang, Minggu (10/5/2026) (ANTARA/Aprionis)
Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur'an (LPPTKA) DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pangkalpinang mewisuda 2.189 orang santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) dan Tahfidz 30 Juz se-Kota Pangkalpinang, Minggu (10/5/2026) (ANTARA/Aprionis)

Pangkalpinang, aktual.com – Wali Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Saparudin mewisuda 2.189 orang santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan Tahfidz 30 Juz se-Kota Pangkalpinang, guna membentuk generasi berakhlak dan beradab di daerah itu.

“Saya berharap para santri yang diwisuda tidak berhenti mengaji dan teruslah mengamalkan Al-Qur’an dalam aktivitas sehari-hari,” kata Saparudin di Pangkalpinang, Minggu (10/5).

Ia mengatakan kegiatan wisuda 2.189 santri Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pangkalpinang Angkatan Ke-XXVI dan Wisuda Tahfidz 30 Juz Angkatan Ke-II Tahun 2026, untuk membentuk generasi cinta Al Quran, berakhlak dan beradab.

“Al Quran mengajarkan kita, bahwa ilmu itu bukan hanya kecerdasan otak dan berfikir secara rasional, logis saja tetapi juga kecerdasan spiritual sehingga dapat memiliki adab,” ujarnya.

Ia menjelaskan para santri sudah belajar membaca Al Quran dan pengetahuan tentang adab, terutama cara bersikap kepada orang tua, guru dan teman-teman sebaya.

Ia juga mengapresiasi para guru mengaji yang telah berupaya mengajar dan membimbing para santri, sehingga mereka akhirnya dinyatakan lulus.

“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada anak-anak yang lulus dan diwisuda dan diharapkan mereka untuk terus belajar dan membaca Al Quran. Jangan sampai setelah dinyatakan lulus tidak lagi membaca Al Quran di TPA maupun masjid,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain