Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi saat bersama Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Foto: istimewa/AKTUAL
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi saat bersama Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Foto: istimewa/AKTUAL

Banjarmasin, Aktual.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi mengapresiasi kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Bahkan, sektor pertanian mampu menyerap tenaga kerja terbesar di Bumi Lumbung Mangkurat itu.

Hal ini disampaikan Wamentan Harvick saat menghadiri silaturahmi dan makan malam bersama Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor beserta jajaran Forkopimda provinsi Kalimantan Selatan di Aula Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Senin (24/10/2022).

“Saya bangga dengan kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalsel, termasuk menyerap tenaga kerja yang cukup banyak juga,” katanya.

Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), di kuartal II 2022, sektor pertanian menyumbang 1,26 persen terhadap produk domestik regional (PDRB) Kalsel secara year on year (y-o-y). Jika dibanding kuartal sebelumnya (q-to-q), sektor pertanian di Kalsel tumbuh 32,73 persen.

Kendati demikian, Wamentan Harvick meminta agar kegiatan off farm atau non budidaya di Kalsel juga lebih digiatkan.

“Kehadiran saya disini memang ada misi yakni menggiatkan sektor pertanian kita, terutama di Provinsi Kalsel,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor berharap kehadiran Wamentan Harvick dapat menambah semangat para petani di daerahnya untuk meningkatkan produksi pangan.

Sebab, menurutnya, saat ini sebagian dunia sedang menghadapi gejolak krisis pangan.

“Kita berharap kehadiran Wamentan hari ini dapat memberikan semangat bagi para petani di Kalsel untuk meningkatkan produksi dan produktivitas untuk ketahanan pangan nasional,” ucap pria yang juga akrab disapa Paman Birin itu.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar, Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK, Wakil Kapolda Kalsel Brigjen. Pol. Mohamad Agung Budijono, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan Imam Subarkah, dan Rektor Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Prof. Dr. Ahmad.

(A. Hilmi)