Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Harvick Hasnul Qolbi (tengah) saat menerima kunjungan Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap (kanan) di ruang kerja Wamentan, Jakarta, Selasa (1/3) siang. Foto: Aktual/Hilmi
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Harvick Hasnul Qolbi (tengah) saat menerima kunjungan Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap (kanan) di ruang kerja Wamentan, Jakarta, Selasa (1/3) siang. Foto: Aktual/Hilmi

Jakarta, Aktual.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Harvick Hasnul Qolbi mendorong pemerintah Kabupaten Biak Numfor Papua untuk mengakselerasi sektor pertanian di wilayahnya. Akselerasi tersebut tidak hanya pada kegiatan on farm atau budidaya, tetapi juga melalui kegiatan off farm atau pengolahan hasil pasca panen.

Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan kerja Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap di ruang kerja Wamentan, Jakarta, Selasa (1/3) siang.

“Seperti yang selalu saya sampaikan kepada kawan-kawan di Kabupaten/Kota/Provinsi untuk terus mengakselerasi kegiatan-kegiatan pertanian. Adapun bagaimana kita bekerjasama dan mensinergikan kegiatan-kegiatan pertanian ini bukan suatu hal yang sulit,” kata Wamentan Harvick.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Biak meminta dukungan dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk membangun sektor pertanian di daerahnya. Sebab, menurutnya, ada banyak potensi tanaman holtikultura di Kabupaten Biak, yaitu: keladi/talas, kacang hijau, kelapa, pisang, durian, matoa dan cabai.

Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap saat menunjukkan beragam produk hasil olahan pertanian daerahnya kepada Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Harvick Hasnul Qolbi di ruang kerja Wamentan, Jakarta, Selasa (1/3) siang. Foto: Aktual/Hilmi
Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap saat menunjukkan beragam produk hasil olahan pertanian daerahnya kepada Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Harvick Hasnul Qolbi di ruang kerja Wamentan, Jakarta, Selasa (1/3) siang. Foto: Aktual/Hilmi

Bupati Biak, Herry Ario juga turut memperlihatkan jenis-jenis produk hasil pertanian yang sudah dikemas kepada Wamentan Harvick. Seperti Keripik Keladi, Abon Tuna, Stik Keladi, dan Sari Jahe Merah.

“Peternak telur kita mampu menyuplay ke semua kabupaten di wilayah Papua sebagai kebutuhan nutrisi msayarakat. Kemudian petani jahe kita menyuplay ke berbagai Kabupaten,” ujar Bupati Herry.

Wamentan Harvick pun meminta agar pemerintah Kabupaten Biak membentuk Perusahaan Daerah (Perusda) yang bergerak di bidang pangan. Menurutnya, program yang dinamakan One Company for One Local Government ini dapat mengatasi masalah di sektor hilir. Sehingga nantinya produk pertanian tersebut bisa mendapatkan nilai tambah (add value).

Selain itu, Wamentan Harvick berharap sinergi antara Kementerian Pertanian dengan Kabupaten Biak untuk mengakselerasi sektor pertanian dapat segera dilakukan.

“Memang tanpa adanya informasi atau masukan dari kawan-kawan di daerah, tentu kita juga tidak mengerti persoalan dan kesulitan-kesulitan yang terjadi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kami dari kementerian pertanian terus bisa mempercepat akselerasi pembangunan, khususnya sektor pertanian di Biak, maupun Provinsi Papua,” tutur Harvick.

Dalam kunjungannya tersebut, Bupati Biak, Herry Ario Naap turut didampingi Asisten I Setda Kabupaten Mahasunu, Kepala Bappeda Wilson John Titahena, dan Kepala Dinas Pertanian I Made Suaryadana.

(A. Hilmi)