Wamentan Harvick (kedua dari kanan) bersama Wakil Bupati Banyuasin, Slamet Somosentono (kedua dari kiri). Foto: Istimewa
Wamentan Harvick (kedua dari kanan) bersama Wakil Bupati Banyuasin, Slamet Somosentono (kedua dari kiri). Foto: Istimewa

Jakarta, Aktual.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi mengatakan kapasitas produksi padi di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan dapat mendukung program ketahanan pangan menuju kedaulatan pangan nasional.

Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan Wakil Bupati Banyuasin, Slamet Somosentono di ruang kerjanya, Jakarta, Jumat (18/11/2022).

“Produksi padi di Banyuasin ini tidak hanya dapat mendukung swasembada beras saja tetapi juga program ketahanan pangan menuju kedaulatan pangan nasional,” kata Wamentan Harvick dalam keterangan tertulisnya.

Produksi padi Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, berada para urutan empat nasional dengan total produksi 887.256 ton per tahun pada 2021 atau menjadi yang tertinggi di Sumatera.

Kendati demikian, Wamentan Harvick juga meminta agar produksi padi di Banyuasin lebih ditingkatkan lagi. Mengingat, situasi krisis pangan global masih menjadi ancaman di sejumlah negara.

“Saya sangat mengapresiasi bahwa Kabupaten Banyuasin menjadi salah satu sentra produksi beras di peringkat ke-4 nasional, bahkan di Sumatera. Namun produksi tersebut perlu kita dorong agar lebih meningkat lagi, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan di Sumatera saja, melainkan tingkat nasional,” ujar Wamentan Harvick.

Sebagai informasi, Kabupaten Banyuasin mendapat penghargaan tingkat nasional pada 14 Agustus 2022 lalu. Penghargaan itu dua kategori sekaligus yakni kepala daerah dengan kinerja pemerintah daerah terbaik pada komoditas padi tahun 2021 dan kepala daerah dengan capaian produksi padi tertinggi nasional dengan produksi 887.256 ton.

Sementara di tahun 2019, Banyuasin juga berhasil melesat menjadi daerah penghasil gabah terbesar nasional dengan produksi padi sebesar 905.846 ton Gabah Kering Giling atau setara dengan produksi beras sebesar 519.684 ton.

Kabupaten Banyuasin juga saat ini memiliki luas panen padi 208,598 hektare, sehingga produksi padi sebesar 905.846 ton GKG dan produksi beras sebesar 519.684 ton pada musim tanam 2019.

(A. Hilmi)