Jakarta, Aktual.com – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan telah mengirimkan tim kesehatan dalam membantu warga binaan yang terluka dalam peristiwa kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang.

“Tim kesehatan dari Pemkot Tangerang akan memantau keseharian kondisi warga binaan yang mengalami luka termasuk kegiatan trauma healing, agar korban juga tetap bisa tenang,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam keterangan resminya, Kamis (9/9).

Arief mengatakan Pemkot Tangerang menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban yang keluarganya meninggal dan terluka akibat kebakaran.

“Saya juga menyampaikan turut prihatin dan berduka cita yang sedalam – dalamnya semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran,” ujarnya.

Kemudian dirinya juga menegaskan jika Pemkot Tangerang siap membantu segala kebutuhan dalam penanganan kasus kebakaran ini. “Kami Pemerintah Kota Tangerang siap mensupport terkait warga binaan yang memerlukan perawatan akibat kebakaran,” ujarnya

Perlu diketahui pada hari Rabu (8/9) dini hari pukul 01.45 WIB telah terjadi kebakaran di blok C Lapas Kelas 1 Tangerang. Akibat insiden tersebut sebanyak 41 warga binaan meninggal dunia dan delapan orang lainnya mengalami luka bakar.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan jika penyebab kebakaran karena korsleting listrik karena tak adanya perawatan instalasi listrik.

Lapas Kelas 1 Tangerang yang dibangun sejak tahun 1972, hanya dilakukan penambahan daya namun untuk instalasi tak ada perawatan sehingga menjadi dugaan sementara.

Kemenkumham pun sudah membentuk lim tim dalam penanganan kasus ini mulai dari pengurusan napi yang meninggal, penyelidikan penyebab kebakaran, pemulihan bagi anggota keluarga hingga koordinasi dengan berbagai pihak.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan jika Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia mengirimkan Tim Disaster Victim Identivication dan Puslabfor Polri membantu penanganan kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Rabu.

Tim DVI Polri dan Pusat Laboratorium Forensik diturunkan untuk membantu jajaran Polda Metro Jaya dalam mengidentifikasi korban kebakaran, serta menelusuri penyebab kebakaran.

(Wisnu)