Warga melintas diatas jembatan bendungan Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (28/2). Intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan Puncak, Bogor dan sekitar sejak dini hari membuat tinggi muka air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa mengalami peningkatan dan mencapai titik 90 cm atau siaga 3. ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya/nz/16

Jakarta, Aktual.com – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tinggi muka air Sungai Ciliwung di Katulampa sudah mencapai ketinggian 150 cm.

Ketinggian air ini sudah terjadi sejak pukul 16.20 WIB sehingga status Siaga 2. Berkaitan dengan itu pula, BNPB memprediksi beberapa wilayah di Jakarta terkena imbas banjir kiriman dari Bogor.

“Diperkirakan 9 jam setelahnya atau pada Kamis (16/2/2017) pukul 01.20 WIB banjir akan tiba di pintu air Manggarai,” kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/2).

Wilayah terdampak banjir kiriman itu mencakup 12 permukiman di bantaran Sungai Ciliwung di Jakarta. Ke-12 wilayah itu adalah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur dan Kebon Baru.

Selanjutnya wilayah Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina dan wilayah Kampung Melayu.

Disampaikan pula bahwa Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah menyampaikan peringatan dini kepada warga Jakarta. Yakni agar tetap waspada dan mengambil langkah-langkah antisipatif menghadapi banjir kiriman tersebut.

“Peralatan, surat-surat berharga dan perabotan rumah tangga hendaknya ditempatkan di tempat yang lebih aman agar tidak rusak terendam banjir. Katulampa Siaga 2 ini adalah kejadian yang pertama selama musim penghujan 2016/2017 sehingga berpotensi banjir,” demikian Sutopo.

()