Jakarta, Aktual.co —Pasar tradisional di Jakarta tak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi saja, namun juga menjadi sebuah bentuk pembangunan sosial bagi masyarakat lokal.
Sebuah tempat di mana masyarakat lokal dapat memegang perekonomian mereka sendiri.
Namun keberlangsungan itu terancam oleh dibangunnya pusat perbelanjaan mal seperti mal yang didirikan tak jauh dari pasar tradisional.
Keresahan itu diungkapkan Sularsi, Anggota Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).  
Di saat harus bersaing dengan keberadaan pasar tradisional, ujarnya, kondisi pasar tradisional saat ini justru malah tidak membuat orang tertarik datang.  
“Pasar tradisional identik dengan kotor, becek dan bau,” ucapnya kepada Aktual.co, Jumat (24/10).
Karena itulah, dia mendesak PD Pasar Jaya selaku pengelola pasar tradisional di Jakarta agar ngotot menata dan mengelola pasar tradisional sehingga bisa bersaing dengan pasar modern. 
“Agar para konsumen pasar tradisional merasa nyaman dan aman pada saat berbelanja. Walaupun sudah ada beberapa pasar tradisonal yang sudah rapih dan bersih, tetapi belum semuanya.” 

()