Jakarta, aktual.com – Zawiyah Arraudhah gelar kajian bersama dengan Ulama besar Mesir, Maulana Asy-Syaikh Asy-Syarif al-Allamah Prof. Dr. dr. Yusri Rusydi As-Sayyid al-Gabr al-Hasani.

Acara dihadiri oleh Rais Amm Jatman DKI Jakarta, KH. M. Hamdan Rasyid, KH. Ahmad Marwazie dan beberapa ulama lainnya.

Khadim Zawiyah Arraudhah dalam sambutannya mengatakan bahwa kedatangan Maulana Asy-Syaikh Asy-Syarif Yusri Rusydi As-Sayyid al-Gabr al-Hasani merupakan kebanggaan bagi Muhibbin yang telah lama menanti beliau.

“Tentunya ini sebuah kebahagiaan bagi Murid dan Muhibbin untuk berjumpa dengan beliau, dan membaca ilmu tentang akidah,” ucapnya, Jakarta, Jumat (24/2).

Menurutnya, kajian akidah dengan memakai kitab karangan beliau, al-Futuhat al-Yusriyyah ini akan memberikan pengetahuan mulai dari kalangan awam hingga kalangan sufi.

“Kita akan membaca kitab-kitab akidah dengan beliau mulai dari jenjang awam hingga jenjang akidah sufiyah,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui, bahwa Maulana Asy-Syaikh Asy-Syarif al-Allamah Prof. Dr. dr. Yusri Rusydi As-Sayyid al-Gabr al-Hasani bukan hanya seorang ulama saja, melainkan juga dokter ahli bedah yang terkenal di Mesir.

Khadim Zawiyah Arraudhah, KH. M Danial Nafis menceritakan bahwa beliau merupakan sosok guru yang mampu menggabungkan dua hal yaitu Dunia dengan Akhirat.

“Ini adalah salah satu guru yang menjadi tauladan kita, mampu menggabungkan dua hal yaitu hal Duniawiyah dan Ukhrawiyah,” ungkapnya.

Selain itu, dengan kehadiran beliau menjadi penjelas bahwa Ahlu Tarekat bukan hanya sekedar menguasai ilmu akhirat saja, melainkan juga ahli dalam berbagai ilmu.

“Kehadiran beliau harus menjadi bentangan bahwa ahlu Thariqah juga merupakan ahlu Ilmi, ahli saintis juga,” kata KH. M. Danial Nafis.

(Rizky Zulkarnain)