Foto udara kebakaran lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, Selasa (20/10). Berdasar pantauan satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menemukan 654 titik panas berada di Sumatra Selatan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/kye/15 *** Local Caption ***

Nunukan, aktual.com – Sebanyak 10 titik api terdeteksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di wilayah Provinsi Kalimantan Utara. Prakirawan BMKG Nunukan Muhammad Taufik di Nunukan, Jumat (1/3) mengatakan pendeteksian melalui satelit sembilan titik berada di Kabupaten Nunukan dan satu lokasi di Kota Tarakan.

Ke-10 titik api tersebut masing-masing koordinat 117.3271 E 4.030786 N dan 117.3364 E 4.029380 N pada pukul 11.00 waktu setempat melalui Satelit Terra.

Kemudian, koordinat 117.3348 E 4.030485 N dan 117.2602 E 3.990873 N di Kecamayan Sebuku pada pukul 14.29 waktu setempat melalui Satelit Aqua.

Masih di Kecamatan Sebuku, titik api pada koordinat 117.2504 E 3.989985 N dan 117.3264 E 4.019687 N, 117.3251 E dan 4.0290 100 N, 117.0059 E 3.982677 N.

Selanjutnya di Kecamatan Seimenggaris terdeteksi satu lokasi titik api pada koordinat 117.4044 E 4.2497 66 N dan Kota Tarakan pada koordinat 117.652 E 3.393398 N pada pukul 11.35 waktu setempat.

Taufik menjelaskan, ke-10 titik api ini berpotensi mengakibatkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan sehingga patut diwaspadai dan dipantau setiap saat.

Apalagi, saat ini Provinsi Kaltara pada umumnya dilanda musim kering sehingga koordinasi antar instansi terkait sangat diperlukan.

Ant.

(Zaenal Arifin)