Ilustrasi- petugas mengevakuasi warga korban longsor

Maros, Aktual.com – Dua dari empat orang korban longsor yang terjadi pada Selasa (27/1) di Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, ditemukan di Sungai Walanae, Kabupaten Bone.

Kasubsi Penmas Humas Polres Maros, Ipda Wahidin mengatakan, 2 jenazah ditemukan oleh warga Sungai Walanae, Kecamatan Mallawa, Maros dan Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, Sabtu (7/1).

“Dari hasil identifikasi yang dilakukan Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel, kedua korban merupakan korban longsor yang terjadi Kabupaten Maros pada akhir tahun 2022 kemarin. Tim DVI dipimpin Kaur DVI Biddokkes Polda Sulsel Kompol Abd. Rahman didampingi dokter ahli forensik dr Deny Mathius melakukan identifikasi jenasah di RSUD

Hasil identifikasi Tim DVI  Biddokkes Polda Sulsel, lanjut Wahidin, jenasah yang ditemukan warga di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone bernama Nurhikmah alias Adel (12) dan Emi (30) warga Dusun Moncongjai, Desa Rompegading Kecamatan Cenrana, Maros.

“Ahli forensik dr Deny Mathius mengungkapkan, kedua jenazah berjenis kelamin perempuan masih dapat dikenali dari ciri primer dan sekunder,” ujar dia.

Sebelumnya telah diberitakan, curah hujan yang tinggi mengguyur Sulawesi Selatan dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan longsor di Jalan Poros Kabupaten Maros-Bone, Selasa  (27/12) sore.

Longsor yang terjadi Kecamatan Camba ini menimbun 4 rumah, 1 mobil terseret longsor ke dalam sungai, 10 orang berhasil dievakuasi dan 6 orang lainnya dalam pencarian.

Dalam proses pencarian, 2 orang korban ditemukan meninggal tertimbun longsor di dalam rumahnya.

Sehingga, total korban hilang saat ini 4 orang. Selama 7 hari 4 korban hilang belum ditemukan hingga tim SAR Gabungan menutup proses pencarian.

(Arie Saputra)