Jakarta, Aktual.com – Dua pelaku yang tewas di depan cafe Stuarbucks Kamis kemarin dinyatakan oleh Kabag Ops Polres Jakarta Pusat, AKBP Susatyo Purnomo bukanlah karena melakukan aksi bom bunuh diri, melainkan tertimpa senjatanya sendiri alias senjata makan tuan.

Susetyo mengatakan, bahwa pelaku hendak melempar bom yang sudah dibakar namun, belum sempat dibakar pelaku sudah lebih dulu ditembak.

“Ketika ada yang dibakar namun belum sempat dilempar sudah tertembak terorisnya dan meledak,” ucap Susatyo, Jumat (15/1).

Lanjut Susatyo, ia sempat dilempari dua bom rakitan saat menyerang di balik mobil.

Saat meilihat dua bom yang berada satu meter dari dirinya ia lantas mundur sambil memerintahkan anggota Sabhara untuk ikut mundur.

Lebih lanjut Susetyo menambahkan, bahwa ia beserta lima anggota Sabhara langsung menyerang para pelaku dari depan guna membatasi ruang gerak pelaku.

“Kalau mereka tidak dihadang dari depan, bisa kejadian seperti di Paris,” tandas Susatyo.

()