dr Muhammad Jailani SpBP RE-(K) bersama dua orang tim medis melaksanakan operasi bagi penderita bibir sumbing di RSU Datu Beru, Takengon, Sabtu (15/2/2020).
dr Muhammad Jailani SpBP RE-(K) bersama dua orang tim medis melaksanakan operasi bagi penderita bibir sumbing di RSU Datu Beru, Takengon, Sabtu (15/2/2020). dr Muhammad Jailani SpBP RE-(K) bersama dua orang tim medis melaksanakan operasi bagi penderita bibir sumbing di RSU Datu Beru, Takengon, Sabtu (15/2/2020). dr Muhammad Jailani SpBP RE-(K) bersama dua orang tim medis melaksanakan operasi bagi penderita bibir sumbing di RSU Datu Beru, Takengon, Sabtu (15/2/2020). dr Muhammad Jailani SpBP RE-(K) bersama dua orang tim medis melaksanakan operasi bagi penderita bibir sumbing di RSU Datu Beru, Takengon, Sabtu (15/2/2020).

Banda Aceh, aktual.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melakukan operasi bibir sumbing secara gratis kepada 22 warga setempat, sebagai upaya meminimalisasi angka kasus tersebut di kawasan dataran tinggi Gayo itu.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Takengon Aceh Tengah dr Hardi Yanis di Aceh Tengah, Minggu, mengatakan bakti sosial itu dalam rangka peringatan HUT Ke-443 Kota Takengon. Tahun ini, 22 orang ikut dalam “Program Tersenyum” tersebut.

“Tahun ini rencananya akan dilakukan operasi terhadap 24 orang peserta. Namun, setelah dilakukan seleksi, dua orang di antaranya tidak memenuhi syarat untuk dilakukan tindakan operasi melalui program ini,” katanya.

Dia menyebutkan operasi bibir sumbing kegiatan rutin setiap tahun, bertepatan dengan peringatan hari jadi Kota Takengon.

Kegiatan tersebut telah dilakukan selama tiga tahun berturut-turut dengan menggandeng lembaga Smile Train Aceh melalui “Program Tersenyum” yang fokus pada penderita bibir sumbing.

“Untuk tahun ini operasi akan dilakukan oleh tim dokter bedah operasi plastik dari RSU Zainoel Abidin Banda Aceh,” katanya.

Koordinator Smile Train Aceh Maulizar Rahmat mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terhadap penderita bibir sumbing.

Menurut dia, pemkab setempat menunjukkan keseriusannya dalam mengatasi persoalan itu dengan membuat secara rutin operasi bibir sumbing, setiap peringatan ulang tahun Kota Takengon.

“Tentu ini agar anak-anak Aceh Tengah dapat tersenyum. Tidak ada lagi rasa minder dan muncul rasa percaya diri, sehingga mencapai kesuksesan, dan kami berharap Aceh Tengah ini dapat terbebas dari bibir sumbing,” katanya.

(Eko Priyanto)