Surabaya, Aktual.com — Sebanyak 2,5 juta penduduk di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur belum menggunakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Sejumlah kendala belum tersalurkanya program pemerintah pusat ini dikarenakan sejumlah hal.

“Kendala kita ke warga, diantaranya ada penduduk yang pindah dan tidak melapor, dan tidak mengurus surat-surat pindah. Ada keluarganya yang meninggal, juga tidak melapor,” ujar Kabid Pendudukan Dinas Tenga Kerja, Transmigrasi dan kependudukan Jatim, Pujo Irianto, Jumat (13/5).

Sementara wakil Bupati Lamongan, Kartika Hidayati, mengatkan jika di kabupaten Lamongan, dari 1.025.000 jiwa yang wajib E KTP, tinggal 79 ribu warga yang belum ber E-KTP.

“Sebelumnya sempat ada kendala E-KTP tidak berjalan dikarenakan warga yang kurang antusias.” kata Kartika.

Namun awarga antusias ketika diterapkanya program Gerakan Mengurus Identitas Langsung (Gemilang). Caranya dengan terjun ke 27 kecamatan, dan masuk ke daerah untuk mendatangi warga dengan mengurus E KTP secara gratis.

Sementara ketua Komisi A DPRD Jatim, Fredi Purnomo, mengakui banyak warga yang belum menggunakan E-KTP. Tetapi, berdasarkan hasil pantauan baik secara pribadi maupun sidak Komisi A berkali kali ke tempat-tempat yang berbeda, proses E-KTP tidak ada kendala.

“Semua berjalan lancar dan mudah. Kelemahan, justru ada pada animo warga yang kurang antusias dalam mengurus E-KTP. Bukan hanya itu, warga juga kurang sabar menunggu ketika melaksanakan mulai dari pendaftaran sampai pembuatan fisik E-KTP” tutup Fredi Purnomo.

()