Pekanbaru, AKtual.com – Sebanyak 357 narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pekanbaru terkonfirmasi Covid-19.

Melihat kondisi tersebut, Gubenur Riau Syamsuar meminta pihak Lapas untuk melakukan penanganan dengan maksimal.

“Kita minta pihak Lapas untuk melakukan dengan maksimal dan semakin ketat dalam penerapan protokol kesehatan covid-19, “katanya didampingi Kepala Kemenkumham Riau Ibnu Chuldun dan Kadiskes Riau Mimi Yuliani Nazir, Kamis (5/11).

Menurutnya, untuk warga binaan yang terkonfirmasi covid-19 dengan gejala sedang dan berat harus segera dirawat di Rumah Sakit (RS) rujukan yang sudah disiapkan Pemerintah.

“Bagi warga binaan yang terkonfirmasi covid-19 dengan gejala sedang dan berat, dimana gejala yang ada seperti demam, batuk, dan sesak nafas harus segera dirawat di RS rujukan, agar dapat segera ditangani dan tidak terjadinya penularan covid-19 yang lebih luas lagi,” ujarnya.

Ia menjelaskan selama napi menjalani perawatan di RS rujukan, maka mereka mendapat pengawalan ketat dari pihak terkait.

“Nantinya napi tersebut selama dirawat di RS rujukan akan dijaga dengan ketat oleh pihak keamanan, termasuk dengan memasang cctv di ruang isolasi, sebab pihak keamanan hanya berada diluar ruangan, “jelasnya.

Diharapkan pihak Lapas dan Kanwil Kemenkumham Provinsi Riau terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau, agar Penanganan Covid-19 dapat dilakukan dengan baik dan mencegah munculnya kluster Lapas.

“Pihak lapas dan Kanwil Kemenkumham harus terus lakukan koordinasi dengan Pemprov Riau, agar penangan terhadap covid-19 bisa dilakukan dengan baik dan mencegah terjadinya kluster Lapas, “harapnya.

Sementara Kepala Kanwil Kemenkumham Riau Ibnu Chuldun mengaku sangat mengapresiasi bantuan dan perhatian yang diberikan Gubri Syamsuar dan jajarannya. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Riau.

Ibnu juga mengatakan, jika saat ini telah terkonfirmasi positif Covid-19 357 Napi. Pihaknya telah mempersiapkan ruangan khusus isolasi bagi Napi positif Covid-19 itu.

“Blok untuk ruang isolasi itu letaknya jauh dari blok bagi warga binaan yang lain. Kita telah siapkan ruang isolasi dengan kapasitas 300-an orang,” ungkapnya.

Pihaknya menghimbau agar masyarakat dan pihak keluarga warga binaan untuk tidak cemas dan khawatir. Pihaknya akan terus berupaya merawat para Napi hingga sembuh dari Covid-19.(RRI)

(Warto'i)