Jakarta, Aktual.com – Buah anggur tidak saja memiliki rasa enak dan manis. Buah berwarna ungu ini ternyata mengandung banyak manfaat bagi kesehatan.

Anggur memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan salah satu manfaatnya bisa membantu menurunkan tekanan darah hingga mencegah kanker.

Dilansir dari Suara.com, berikut ini manfaat-manfaat buah anggur untuk kesehatan.

1. Baik Untuk Sistem Kekebalan Tubuh

Dikenal sebagai sumber vitamin C, anggur diketahui mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda sehingga bisa melawan infeksi bakteri atau virus, serta infeksi jamur.

“Jika kita memiliki sistem kekebalan yang kuat, tubuh kita lebih mampu melawan dan mencegah penyakit jangka pendek,” ungkap Ahli Diet Anthony DiMarino.

2. Mampu Mencegah Kanker

Anggur memiliki kadar antioksidan bernama resveratrol, yaitu kandungan yang dapat melindungi penyakit kanker dengan mengurangi peradangan.

Di sisi lain, anggur mengandung katekin, quercetin, dan anthocyanin. Kandungan-kandungan ampuh melawan kanker.

3. Menurunkan Tekanan Darah

Anthony DiMarino mengatakan, anggur mempunyai kandungan potasium yang tinggi. Kandungan potasium mampu menyeimbangkan tekanan darah.

Bagi Anda yang memiliki asupan kalsium rendah, risikonya bisa meningkatkan tekanan darah tinggi.

“Anggur sangat rendah sodium. Kandungan ini cocok untuk diet, sehingga mampu mengurangi tekanan darah,” ungkap DiMarino.

4. Melindungi Dari Penyakit Jantung

Tak hanya mencegah kanker, kandungan resveratrol bisa melindungi tubuh dari penyakit jantung.

Hal itu telah diungkap oleh sebuah penelitian, di mana peserta yang memiliki potasium yang banyak dibanding sodium, lebih kecil kemungkinannya mengalami penyakit jantung.

Dari sebuah penelitian, peserta dengan potasium yang lebih banyak ketimbang sodium memiliki kemungkinan rendah terkena penyakit jantung.

5. Melindungi Dari Diabetes

Anggur punya angka indeks glikemik yang rendah, di mana buah ini bisa melindungi tubuh dari diabetes.

Hal ini diungkapkan dari sebuah penelitian, di mana nutrisi anggur bisa menurunkan kadar gula darah sekaligus meningkatkan sensitivitas insulin.

(Shavna Dewati Setiawan | Suara.com)

(Aktual Academy)