Jakarta, Aktual.co — Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Hermawan Sulistyo mengatakan tujuan utama dari dibentuknya Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) yakni untuk memetakan isu-isu nasional terkait keamanan nasional.
“Puskamnas kita desain untuk jadi database keamanan nasional,” kata Hermawan dalam diskusi publik bertajuk ‘Launching Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara Jakarta dan Seminar Keamanan Nasional’, di Graha Purna wira Polri, Jakarta Selatan, Senin (8/12).
Dia menngungkapkan, pihaknya akan mulai melakukan kajian dan belanja isu-isu keamanan nasional sesegera mungkin. Dalam bulan Januari mendatang, lanjut dia, rencananya Puskamnas akan buat kajian dan disampaikan kepada pihak-pihak terkait per dua minggu.
“Semua isu akan kita kumpulkan. Termasuk apakah keamanan milik polisi dan pertahanan milik tentara. Semua itu kita bahas,” tegasnya.
Lebih lanjut alumnus Ohio University itu menuturkan, ada banyak isu yang akan dibahas dalam Puskamnas, mulai dari isu teroris, aksi demontrasi mahasiswa, kerusakan hutan dan lingkungan serta berbagai isu nasional lain yang terkait dan relevan.
“Jadi semua stake holder akan mencari kami dan tanyakan soal isu-isu kemanan strategis. Semua isu yang kita bahas buat pertahanan bangsa dan negara,” demilian Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Artikel ini ditulis oleh:
Nebby














