Jakarta, Aktual.co — Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menyatakan acara akbar seni dan budaya bernama ‘Gotrasawala’ yang digelar di Cirebon menjadi momentum untuk pengembangan pariwisata budaya di Jabar.

“Event ini memupuk rasa kebangsaan dan kepentingan ilmu sejarah sekaligus pengembangan pariwisata budaya,” kata Deddy usai membuka acara ‘Gotrasawala’ di Keraton Kasepuhan Cirebon, Rabu (03/12)

Ia menuturkan, Gotrasawala yang digelar ke-2 oleh Provinsi Jabar diharapkan dapat membangkitkan seni dan budaya di Jabar, kemudian menjadikan provinsi termaju di Indonesia bidang kesenian dan budaya.

Selain itu, harap Deddy, Gotrasawala menjadikan budaya Jabar semakin dikenal luas di dalam dan luar negeri atau semakin digemari wisatawan domestik maupun mancanegara.
 
“Diharapkan dapat memberikan dampak manfaat luar biasa bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, penyelenggaraan Gotrasawala sebagai barometer kekuatan budaya Jabar dalam kontek kehidupan masa lalu, masa kini dan akan datang.

Selain itu, lanjut dia, dikumpulkannya para seniman, budayawan, tokoh masyarakat dan ahli sejarah Jabar sebagai upaya memposisikan kebudayaan Jabar dalam perkembangan budaya di panggung internasional.

“Mengundang ahli sejarah nasional hingga internasional untuk berdiskusi dan berbagi informasi mengenai isu-isu serta potensi-potensi budaya di Jabar secara komprehensif,” katanya.

Gotrasawala menghadirkan 122 seniman lokal dan mancanegara untuk tampil berbagai pertunjukan musik, tari, dan teater yang berlangsung, 3 sampai 6 Desember 2014.

Gotrasawala bertemakan “Revisiting Cirebon in the 17th Century” yang ditujukan untuk mengenang konferensi internasional Gotrasawala di Kesultanan Cirebon pada abad ke-17.

Cirebon pada zaman itu menjadi tuan rumah perhelatan akademik dan budaya yang dihadiri sejarawan dan budayawan seluruh nusantara dan negara Asia, serta Arab, Mesir, India, Tiongkok, dan Malaysia.

Artikel ini ditulis oleh: