Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Provinsi DKI melalui Dinas Binamarga bakal fokus memperhatikan kepentingan para pejalan kaki di Ibukota. Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Binamarga, Yudi Febriyadi menilai selama ini progres pembangunan lebih banyak sarana dan prasarana transportasi, sehingga pejalan kaki diabaikan.
“Kita ga mau hanya pedestrian yang ganti kulit. Sekarang kita tata. Orang jalan ada tiang listrik, tiang telepon kan jadi terhalang. Kasian kan jalan orang,” kata Yudi saat berbincang dengan wartawan, Kamis (28/5).
Untuk itu, Yudi menegaskan bakal melebarkan luas pedestrian guna menambah kenyamanan para pejalan kaki. Jika biasanya lebar untuk pedestrian 1,5 meter, Dinas Binamarga bakal menambah hingga 3 meter.
“Kita keberpihakan kepada pejalan kaki. Coba lihat di Mampang, ada tangga busway orang harus turun kejalan dulu biar naik lagi. Kasian masyarakat,” ungkapnya miris.
Untuk target pertama, Yudi menjadikan pedestrian di sekitar Salemba, Jakarta Pusat tepatnya di sekitar RSCM dan Saint Carolous.
“Jakarta Selatan sudah cukup baik. Yang ada itu ada di Jakpus Jakbar yang dari jalan Caringin ke Suryapranoto Tomang itukan banyak toko-toko agen travel. Nah itu yang kita sediakan,” bebernya.
Selain pelebaran pedestrian, Yudi juga bakal ‘merapikan’ tiang-tiang yang biasa berdiri ditengah-tengah trotoar.
“Kita mau utilitas tuh turun ke bawah, jadi tidak ada lagi tiang-tiang melintang. Kita sudah panggil pihak-pihak terkait dan mereka merespon baik,” cetusnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid













