Airlangga Hartarto

Jakarta, Aktual.Com-Kedepan diperlukan upaya untuk meningkatkan kinerja industri nasional, melalui langkah-langkah strategis, yakni penguatan struktur, pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguasaan teknologi, dan pembangunan infrastruktur industri.

Hal tersebut, seperti dikatakan oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam acara seminar “Indonesianisme Summit 2016” yang digelar oleh Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) di Jakarta dan dikutip dari perangkat elektronik, Jakarta Minggu (12/12/2016).

“Hilirisasi industri akan memacu kegiatan ekonomi di sektor lainnya dan mempunyai multiplier effect yang besar,” ungkap Airlangga.

Lebih lanjut dia mengatakan penguatan struktur industri diarahkan melalui hilirisasi karena berdampak positif pada peningkatan nilai tambah di dalam negeri, peningkatan devisa melalui substitusi impor, perluasan kesempatan kerja, percepatan pertumbuhan ekonomi, percepatan penyebaran industri ke seluruh NKRI, dan peningkatan penerimaan devisa melalui ekspor.

Hilirisasi tambah Airlangga juga mendorong Indonesia ke dalam rantai pasok dunia dengan menjadi produsen bahan setengah jadi atau bahan material yang sudah diproses.

Langkah selanjutnya, kata Airlangga, terpenting dalam pengembangan industri nasional adalah menyiapkan kompetensi SDM yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.

“Menciptakan SDM Indonesia yang terampil itu perlu melalui kegiatan vokasi. Hal ini sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo yang telah mengeluarkan Inpres, dengan menekankan 60 persen materi pelajaran di SMK itu harus terkait industri baik manufaktur maupun non manufaktur,” ucap Airlangga.

Terkait penguasaan teknologi industri, Airlangga menyebutkan ada tiga kebijakan utama yang perlu dijalankan, yakni penguatan infrastruktur kegiatan litbang, peningkatan adopsi dan alih teknologi, serta pemanfaatan teknologi terkini.

“Upaya tersebut untuk menghadapi persaingan global yang saat ini semakin ketat dan memasuki era Industri 4.0, sehingga diperlukan lompatan perubahan yang signifikan dari industri nasional dengan menerapkan teknologi digital,” sambung Airlangga.

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs