Petani memamen padi di desa Teja Timur, Pamekasan, Jatim, Senin (14/3). Petani mengaku produksi padi pada musim tahun ini turun sekitar 30 persen dibanding pada musim panen tahun lalu diperiode yang sama, akibat serangan hama dan penyakit. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/nz/15

Langkat, Aktual.com – Seluas 860,5 hektare tanaman padi usia tanam tujuh hingga 90 hari terendam banjir akibat meluapnya aliran sungai yang melanda tujuh desa di Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

“Ini laporan sementara dari hasil peninjauan kita dilapangan setelah banjir yang melanda kecamatan Tanjungpura,” kata Kepala Unit Pertanian Tehnis Tanjungpura Mariono di Tanjungpura, Sabtu (8/4).

“Dari luasan 2.250 hektare lahan persawahan yang ada di kecamatan Tanjungpura itu 860,5 hektare kini terendam banjir.”

Data yang dihimpun untuk Desa Pekubuan ada seluas 90 hektare yang terendam banjir, Desa Suka Maju 64 hektare, Desa Pematang Cengal 206 hektare, Desa Baja Kuning 45,5 hektare, Desa Pulau Banyak 70 hektare, Desa Pematang Cengal Barat 340 hektare.

“Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat melalui KUPT setempat kini masih terus melakukan pendataan di lapangan karena masih ada persawahan yang belum terdata,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Antara
Nebby