Jakarta, Aktual.com-Nama Jenderal TNI Gatot Nurmantyo terus mendapatkan sorotan publik ketimbang dua bakal calon presiden lainnya yakni Prabowo Subianto dan Joko Widodo yang dijagokan bakal bertarung pada pergulatan di Pilpres 2019 nanti.
Berdasarkan hasil survei dari Pusat Kajian Survei Opinik Publik (PKSOP) disebutkan nama jenderal bintang empat itu terbanyak meraih respon masyarakat yakni sebesar 5,1 persen.
“Maka terkait tokoh yang dipilih masyarakat, jika Pilpres diadakan hari ini dari sejumlah tokoh yang diuji dalam survei, maka jawaban responden akan memilih tokoh sebagai Presiden 2019 -2024, nama Joko Widodo akan dipilih sebanyak 27,8 persen, kemudian Prabowo Subianto dipilih sebanyak 30,4 persen, Sri Mulyani 6,1 persen, Gatot Nurmantyo 5,1 persen,” sebut Ketua PKSOP Ziyad Falahi kepada Media melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (20/11).
“Sedangkan, nama Anies Baswedan 4,5 persen, Puan Maharani 4,3 persen, Tito Karnavian 3,3 persen, Muhaimin Iskandar 3,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 1,1 persen, Airlangga Hartato 1,9 persen, dan Harry Tanoesudibjo 1,8 persen,” lanjut dia.
Survei PKSOP kali ini memakai jumlah sample sebanyak 1.421 responden yang sudah menikah dan berumur diatas 17 tahun yang tersebar di 33 Kota Provinsi itu, sambung dia, saat ditanyakan soal ketertarikan mengikuti pesta demokrasi Pemilu 2019, jawabannya 20,9 persen responden mengaku tidak tertarik untuk menyalurkan hak politiknya untuk memberikan suaranya.
Bahkan, ia mengatakan saat pencoblosan Pemilu 2019 nanti dan 28,7 Persen masih belum menentukan pilihan.
“Sisanya, sebanyak 50,4 akan memberikan suaranya pada Pemilu 2019 nanti,”sebut dia.
Lebih lanjut, aku Ziyad pada survei, ada pertanyaan kepada responden partai mana yang akan dipilih jika Pemilu 2019 digelar hari ini, maka responden mengaku banyak memilih Partai Gerindra sebesar 18,9 persen dan diikuti PDI Perjuangan 15,6 persen.
“Partai Demokrat 7,3 persen, Golkar 6,1 persen, PKB 5,2 persen, Perindro 4.6 persen, PAN 4,2 persen, PKS 3,6 persen, PPP 3.3 persen, Nasdem 3,1persen, dan Hanura 1,6 persen, sedangkan tidak akan memilih sebesar 26,5 persen,” pungkasnya.
Penarikan sample pada survei iini memakai Metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan survei 95 % Dan Margin of Error -/+ 2,6 persen. Survei tersebut diadakan mulai 28 Oktober hingga 9 November 2017.
Pewarta : Novrizal Sikumbang
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs
















