Jakarta, Aktual.co — Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel mengatakan saat ini stok beras di Bulog mencapai 1,2 juta ton. Namun, angka tersebut masih kurang dari stok minimum Bulog yang mencapai 2 juta ton, pasalnya saat ini hingga pertengahan Juni masih panen raya di beberapa wilayah Indonesia.
“Jadi masih kurang. Ini diusahakan terus penyerapan dilakukan oleh Bulog,” ujar Rachmat di Kemenko Perekonomian Jakarta, Selasa (12/5).
Meski demikian, Rachmat mengatakan impor merupakan opsi terakhir untuk menjaga stok beras tetap aman. Selain itu, pihaknya juga melakukan antisipasi adanya spekulan jelang lebaran.
“Antisipasi saya sedang menunggu Perpres bisa menentukan harga kebutuhan bahan pokok untuk pengendalian stok yang ada,” jelasnya.
Selain beras, kebutuhan pangan lainnya seperti daging sapi menjelang puasa dan lebaran juga dikatakan Rachmt masih cukup.
“Pokoknya cukup lah. Izin yang sudah dikeluarkan sudah cukup baik,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka
















