Jakarta, Aktual.co — Koordinator Tim 11, Andi Widjajanto mengatakan bahwa dalam proses analisis yang dilakukan oleh tim, nama Abraham Samad (AS) masuk dalam tujuh kandidat yang dinilai pantas mendampingi Jokowi sebagai presiden.
Pun demikian, Andi mengatakan tidak pernah melakukan pertemuan empat mata dengan Abraham Samad terkait analisis yang dibentuk oleh tim tersebut.
“Dengan seluruh kandidat yang ada, kami melakukan pertemuan-pertemuan untuk memperkaya telaah kajian. Dengan JK kami bertemu hampir 7 kali. Namun khusus pak Abraham tidak bisa dilakukan lantaran peraturan yang tidak bisa melakukan itu, sehingga tim 11 mencari data sekunder,” kata Andi dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III, di Gedung DPR RI, Senayan, Senin (16/2).
Akan tetapi, Andi mengakui pernah mendapatkan kesempatan bertemu dengan Abraham Samad ketika di Transit VVIP Bandara Adi Sucipto di Yogjakarta. Dalam pertemuan yang dihadiri banyak orang, dirinya pun meminta izin kepada Abraham untuk bertemu dengan ibunda dan istri dari dari ketua institusi antikorupsi tersebut.
“Salah satunya kesempatan, dimana ketika itu di bandara Yogjakarta, yang disana ada bang Akbar Faisal juga, dan ketika itu saya meminta ijin kepada Abraham Samad, untuk mewawancarai keluarga dan saya bertemu dengan istri dan ibu beliau dikontrakan di daerah Pulo Mas,” ucap dia.
“Dalam wawancara itu, kami mencari background tentang Abraham Samad. Ketika itu ibunya mengatakan sewaktu kecil Abraham orang yang keras dan tukang kelahi dan tawuran. Namun pencaraian info itu sampai disitu saja,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang