Jakarta, Aktual.co —Seorang penyiar stasiun televisi NBC News mengaku telah berbohongsoal peristiwa yang dialaminya di Irak 12 tahun lalu. Saat itu dia mengakuberada di helikopter militer Amerika Serikat terpaksa mendarat akibat ditembakmilitan. Diberitakan situs Stars and Stripes yang dikutip CNN, Rabu(4/2), penyiar tersohor acara “NBC Nightly News” Brian Williamsmeminta maaf karena mengatakan bahwa dia ada di helikopter Chinook itu padaperistiwa 24 Maret 2003.
Padahal Helikopter yang ditumpangi Williams tidakmenjadi sasaran penembakan dan terbang satu jam sebelum helikopter yangditembaki mendarat darurat. Kebohongan ini disampaikan Williams saat menyampaikantribut bagi seorang purnawirawan veteran perang Irak saat pertandingan olahragaJumat lalu. Saat itu, kata dia, mereka terjebak tiga hari setelah helikopterditembak militan.
“Kisah ini sebenarnya dimulai dengan buruk 12 tahun lalu pada invasi Iraksaat helikopter yang kami gunakan terpaksa mendarat karena ditembak RPG. Timberita NBC diselamatkan, dilindungi dan tetap hidup berkat pleton dariInfanteri tiga Angkatan Darat Amerika Serikat,” kata Williams pekan lalu. Williamsmeminta maaf pada Rabu dalam siaran berita yang dibawakannya. Dia mengaku salahtelah mengarang cerita bohong. Williams berdalih tidak sengaja berbohong karenalupa di helikopter mana saat itu dia berada. “Saya seharusnya tidakmemilih untuk melakukan kesalahan ini.
Saya tidak tahu apa yang ada dalampikiran saya yang membuat saya tidak bisa membedakan helikopter satu denganyang lain,” kata Williams.
Sebenarnya saat kasus itu diberitakan 12 tahun lalu, tidak disebutkan Williamsada di helikopter naas itu. Namun seiring waktu, cerita berkembang hinggamenempatkan Williams sebagai salah satu orang yang mengalami insiden. KebohonganWilliams terungkap setelah pernyataannya diposting di Facebook NBC. Beberapaorang teknisi AL yang saat itu berada di helikopter yang jatuh mengatakan bahwasaat itu Williams tidak terbang bersama mereka.
“Maaf kawan, saya tidak ingat kau ada di helikopter itu,” kata LanceReynold, teknisi AL AS yang ada di helikopter yang ditembak, menulis diFacebook. “Tapi saya ingat kau datang sejam setelah kami mendarat danbertanya apa yang terjadi. Lalu saya ingat kalian lalu terbang dengan Chinookdari unit lain dan menuju Kuwait untuk melaporkan ‘kisah perang’ di NightlyNews. Sementara saat itu kami masih terjebak di Irak mencoba membetulkanpesawat dan melindungi diri kami sendiri,” kata Lance.
Akibat kebohongan tersebut, kredibilitas Williams sebagai jurnalisdipertanyakan. Komentar yang bertaburan di internet berisi kritik yangmenyangsikan penyiar itu lupa apa yang terjadi di Irak. Beberapa komentar diFacebook bahkan mengecam William dan menyebutnya pembohong. Dia mengakuikesalahannya melalui media sosial pada Rabu sore. “Kalian sangat benar dansaya salah. Bahkan, saya menghabiskan akhir pekan untuk berpikir apakah sayasudah gila. Saya merasa tidak enak telah membuat kesalahan ini,” kata dia.
NBC News adalah salah satu stasiun televisi berita terfavorit di AmerikaSerikat yang telah berdiri sejak tahun 1940. Williams menjadi penyiar tetapNightly News sejak 2 Desember 2004. Programnya menempati posisi nomor 1 dalamrating acara berita, memiliki 10 juta penonton sepekan sampai Februari 2007,sebelum bersaing dengan World News yang dibawakan Charles Gibson di stasiun TVABC. Popularitas Williams menjulang karena dia kerap melaporkan siaran langsungdi peristiwa penting, salah satunya dalam musim bencana topan 2005.

















