Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan keterangan Pemerintah pada Rapat Paripurna ke-21 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024-2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/7/2025). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa/aa.

Jakarta, aktual.com – Mantan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati kembali mencuri perhatian publik internasional. Ia resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Pengurus Gates Foundation, yayasan filantropi global yang didirikan oleh Bill Gates dan Melinda Gates.

Gates Foundation dikenal luas sebagai yayasan swasta yang bergerak di bidang kesehatan, pendidikan, pengentasan kemiskinan, serta kesetaraan sosial, dengan berbagai program di banyak negara. Penunjukan Sri Mulyani diumumkan melalui laman resmi yayasan tersebut pada Senin (12/1/2026).

“Dr. Indrawati bergabung dengan Dewan Pengurus pada saat yang sangat penting dalam sejarah yayasan ini,” tulis Gates Foundation, dikutip Tribunnews.com.

CEO sekaligus anggota Dewan Pengurus Gates Foundation, Mark Suzman, menilai pengalaman panjang Sri Mulyani dalam merumuskan kebijakan ekonomi menjadi aset penting bagi yayasan tersebut.

“Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk kebijakan ekonomi yang adil, keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan,” kata Suzman.
“Kepemimpinannya akan membantu memastikan, bahwa sumbr daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mempromosikan pertumbuhan ekonomi ekonomi inklusif dan meningkatkan hasil bagi masyarakat di seluruh dunia,” imbuhnya.

Merasa Terhormat

Menanggapi penunjukan tersebut, Sri Mulyani mengaku merasa terhormat dipercaya menjadi bagian dari Dewan Pengurus Gates Foundation. Ia menyebut keterlibatannya dengan yayasan ini sebenarnya telah berlangsung hampir satu dekade.

Dengan amanah baru ini, Sri Mulyani berharap pengalamannya di bidang fiskal dan kebijakan ekonomi dapat memberi kontribusi nyata bagi misi yayasan.

“Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak sebesar mungkin dalam kehidupan mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat untuk bergabung dengan dewan direksi Gates Foundation guna berkontribusi pada momen penting yang penuh tantangan dan peluang ini,” ujar Sri Mulyani.

“Kolaborasi saya dengan yayasan ini dimulai hampir satu dekade lalu, melalui pekerjaan yang mengeksplorasi bagaimana teknologi baru dapat memperluas peluang dan memajukan pembangunan inklusif dan berkelanjutan.”

“Saya sangat termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang baik ke dalam upaya-upaya penting ini untuk menyelamatkan nyawa dan meningkatkan taraf hidup,” lanjutnya.

Mengajar di Universitas Oxford

Kiprah Sri Mulyani di panggung global juga berlanjut di dunia akademik. Setelah tidak lagi menjabat di pemerintahan, ia tercatat menjadi dosen di Blavatnik School of Government, University of Oxford, Inggris.

Sri Mulyani mengajar dalam program World Leaders Fellowship sejak awal 2026. Penunjukan tersebut diumumkan oleh Blavatnik School of Government pada 5 Desember 2025.

“Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan Indonesia dan mantan Direktur Pelaksana serta Chief Operating Officer di Bank Dunia, akan mengajar World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government untuk tahun 2026,” tulis pihak universitas.

Melalui program tersebut, Sri Mulyani akan berbagi pengalaman panjangnya selama berkiprah di pemerintahan Indonesia dan lembaga keuangan internasional.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk bergabung dengan Blavatnik School of Government sebagai World Leaders Fellow di Universitas Oxford,” kata Sri Mulyani.

“Saya berharap dapat berkontribusi secara bijaksana kepada komunitas ini, berbagi pengalaman saya sambil terus belajar, dan mendukung generasi pembuat kebijakan berikutnya dalam mempersiapkan mereka untuk memimpin dengan integritas, kompetensi, dan martabat di lingkungan yang semakin kompleks,” urainya.

Blavatnik School of Government juga menyoroti rekam jejak Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan Indonesia selama tiga periode berturut-turut serta pengalamannya di Bank Dunia, termasuk saat menjabat sebagai Direktur Pelaksana dan Chief Operating Officer.

Dekan Blavatnik School of Government, Ngaire Woods, menyambut baik kehadiran Sri Mulyani dalam program tersebut.

“Kami sangat senang Sri Mulyani bergabung dengan Sekolah Blavatnik untuk berbagi pengalamannya yang kaya dalam pembuatan kebijakan ekonomi global,” ujar Woods.
“Saya senang mereka akan mendapat kesempatan untuk belajar darinya (Sri Mulyani),” imbuhnya.

Penunjukan Sri Mulyani di Gates Foundation dan Universitas Oxford menegaskan perannya sebagai salah satu tokoh ekonomi Indonesia yang tetap berpengaruh di tingkat global.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain