Jakarta, Aktual.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menanggapi pengunduran diri mendadak Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional (NCTC), Joe Kent, dengan komentar tajam, dan menyebut mantan pejabat itu lemah dalam urusan keamanan nasional.
Di Ruang Oval, Selasa waktu setempat, Trump menyatakan kepergian Kent justru menguntungkan pemerintahannya. Meskipun sempat menyebut Kent sebagai pria yang baik, Trump menyoroti performa mantan sekutunya.
“Dia (Joe Kent) adalah orang yang baik, tapi dia lemah dalam masalah keamanan. Surat pengunduran dirinya justru membuat saya sadar bahwa adalah hal yang baik dia keluar dari sana,” ujar Trump dikutip dari CNN.
Trump menambahkan, di tengah konflik panas dengan Iran, AS tidak membutuhkan sosok seperti Kent.
“Ini keputusan yang bagus, karena dia sangat lemah dalam hal keamanan. Ketika seseorang yang bekerja dengan kita mengatakan bahwa mereka tidak menganggap Iran sebagai ancaman, kita tidak menginginkan orang-orang itu. Dia bukan orang yang pintar, atau mereka bukan orang yang berpengalaman,” ucap Trump.
Pengunduran diri Kent diumumkan melalui platform X, dengan tuduhan bahwa pemerintahan Trump telah memulai perang akibat tekanan dari Israel dan lobi-lobi kuat di Amerika Serikat. Kent menegaskan Iran tidak memberikan ancaman nyata bagi AS.
“Ruang gema ini digunakan untuk menipu Anda agar percaya bahwa Iran merupakan ancaman mendesak bagi Amerika Serikat. Itu adalah kebohongan,” tulis Kent dalam surat pengunduran dirinya.
Kent, yang menjabat sejak 31 Juli 2025, mengaku mundur karena keberatan dengan keputusan Trump untuk memulai perang.
“Saya tidak mendapat hati nurani yang baik mendukung perang yang sedang berlangsung di Iran. Iran tidak menimbulkan ancaman langsung bagi negara kita, dan jelas bahwa kita memulai perang ini karena tekanan dari Israel dan lobi Amerika yang kuat,” kata Kent.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka Permadhi

















