Sumba, NTT, Aktual.comPT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi periode angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung mulai 6 Maret hingga 6 April 2026. Puncak arus mudik diproyeksikan terjadi pada 18 Maret 2026.

Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, melalui Kepala PELNI Cabang Waingapu, Satya Darmawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan total 55 kapal untuk melayani masyarakat selama periode mudik Lebaran.

“Dengan total kapasitas dari otoritas terkait, kami memastikan kapal PELNI dapat mengangkut masyarakat untuk mudik dengan aman,” ujar Darmawan, Minggu (22/3/2026).

Ia menjelaskan, dari total armada tersebut terdiri atas 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis. Sementara itu, total ketersediaan tiket yang disiapkan mencapai 751.555 tiket dengan proyeksi jumlah penumpang sekitar 641 ribu orang.

Menurutnya, PELNI mengedepankan tiga pilar utama dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran, yakni safety first, zero accident, dan service excellence. Seluruh awak kapal juga dipastikan telah memenuhi standar sertifikasi wajib sesuai regulasi internasional guna menjamin keselamatan pelayaran.

“Seluruh kapal penumpang telah melalui ramp check bersama Kementerian Perhubungan untuk memastikan kelaiklautan, termasuk pemantauan ketersediaan BBM, air tawar, logistik, serta fasilitas bagi penumpang dan awak kapal,” katanya.

Selain kesiapan armada, PELNI juga mengoptimalkan aspek pelayanan dengan membuka berbagai kanal pembelian tiket resmi. Masyarakat dapat membeli tiket melalui aplikasi PELNI, contact center 162, loket cabang, hingga berbagai platform digital dan jaringan ritel.

PELNI turut mengimbau calon penumpang untuk memesan tiket lebih awal guna menghindari antrean panjang di pelabuhan. Di sisi lain, perusahaan juga memperkuat pengamanan dan koordinasi operasional selama periode mudik.

“Kami juga menggelar workshop keselamatan untuk seluruh awak kapal, menyiapkan posko bersama, melakukan monitoring cuaca dari BMKG, serta menyesuaikan rute dan jadwal pelayaran,” ujarnya.

Khusus untuk wilayah Waingapu, PELNI menyiapkan empat armada yang terdiri atas dua kapal penumpang, satu kapal Ro-Ro, dan satu kapal perintis untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Darmawan juga mengingatkan calon penumpang untuk mempersiapkan kelengkapan perjalanan seperti identitas diri dan tiket, menjaga kondisi kesehatan, serta mematuhi seluruh aturan demi keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan laut.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi